Kemudian, perwakilan Badan Gizi Nasional, Rahma Dewi Auliyasari, menjelaskan dasar pelaksanaan MBG yang berangkat dari masih tingginya angka stunting, anemia, serta ketimpangan akses pangan bergizi di berbagai daerah.
Ia menegaskan bahwa MBG memiliki empat standar utama, yaitu kecukupan kalori, komposisi gizi, standar higienis, dan standar keamanan pangan.
“Mari kita membiasakan pola makanan bergizi dan sehat, bersama kita wujudkan generasi Indonesia sehat menuju Indonesia Emas 2045,” harap Rahma.
Sosialisasi program MBG di Lahat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan generasi sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi. MBG tidak hanya menghadirkan harapan, tetapi juga menjadi langkah nyata menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.












