“BGN harus menjadi benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari pola konsumsi tidak sehat. Orang tua juga harus lebih sigap mengarahkan anak-anak memilih makanan bergizi sesuai standar kesehatan,” ujarnya.
Program MBG sendiri dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka stunting, masalah anemia, ketimpangan akses terhadap pangan bergizi, serta faktor ekonomi masyarakat.
Kegiatan sosialisasi ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat edukasi gizi dan pemerataan akses pangan sehat. Program MBG diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga fondasi penting dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.













