“Makan bukan sekadar kenyang, tetapi merupakan kebutuhan fundamental untuk menjalankan fungsi kehidupan,” ujar Netty.
Ia menambahkan bahwa pola pikir masyarakat terhadap makanan perlu diperbaiki. Menurutnya, tidak semua makanan yang enak menjamin kesehatan. “Yang enak belum tentu sehat, dan yang halal belum tentu baik,” tegasnya.
Netty juga memperkenalkan konsep “Isi Piringku” sebagai panduan pola makan sehat, serta menekankan bahwa makanan bergizi tidak harus mahal dan dapat disiapkan dari rumah. Ia mengajak masyarakat untuk turut mengawal program pemerintah dengan bijak.
“Mari kita kawal dan awasi program ini dengan bijak serta tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” imbuhnya.
Program MBG merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat. Salah satunya yakni dengan peran dapur gizi atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mampu menyerap tenaga kerja lokal dan memperkuat rantai pasok pangan daerah. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program.













