Bandung, BEDAnews
Peserta Program Beasiswa Studi (BS) S2 dan S3 Kementrian Agama RI tahun anggran 2012 merasa kecewa. Pasalnya, proses pertama mengikuti seleksi administrasi disinyalir syarat permainan dan rekayasa.
Salah seorang peserta BS mengungkapkan rasa kesal dan kekecewaannya, sebab dirinya tidak lolos seleksi administrasi akibat dianggap tidak melengkapi dokumen proposal tesis. Padahal, menurut pengakuannya, semua persyaratan administrasi sudah dilengkapi, termasuk, dokumen proposal tesis.
”Nga bener ah, saya tidak melengkapi persyaratan proposal tesis, saya punya bukti photo copy dokumennya, semuanya sudah diberikan ke panitia, jelas saya merasa kecewa,’ Kata sumber dengan nada kesal.
Sumber juga menduga ada permainan dan rekayasa dalam proses administrasi program Beasiswa Studi (BS) kecurigaan itu, semakin nampak manakala dirinya dinyatakan tidak lolos karena di anggap tidak melengkapi persyaratan administrasi.
Lebih jauh sumber mengatakan, ada indikasi upaya penjegalan para peserta oleh penyelenggra karena kuota tahun ini dianggap minim, bukan hanya itu, sambung Dia, dirinya juga mempertanyakan peserta yang lolos kebayakan muka baru, bukan yang tahun lalu sudah mendaftar.
‘’Bayangkan saja, pada saat saya menyerahkan formulir, petugas Pascasarjana UIN hanya mengumpulkan berkas dari banyak calon peserta tanpa melihat terlebih dahulu isi dari formulir tersebut,’’ katanya. (hargib)











