Budhi menilai, Indonesia memiliki tantangan yang lebih kompleks dibanding banyak negara lain. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia berada di persimpangan jalur perdagangan global, memiliki ribuan pulau, rawan bencana alam, serta menghadapi ancaman siber dan kontestasi geopolitik kawasan.
“Dalam situasi seperti itu, membatasi profesionalisme TNI hanya pada kemampuan tempur konvensional justru menjadi pandangan yang terlalu sempit,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa Undang-Undang TNI telah memberikan mandat yang jelas melalui tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), mulai dari penanggulangan bencana, penanganan terorisme, pengamanan wilayah perbatasan, bantuan kemanusiaan, hingga membantu pemerintah dalam kondisi tertentu.













