Program vaksinasi HPV ini, jelas Prof. Zudan, merupakan langkah preventif yang harus diperluas jangkauannya.
Menurutnya, tingginya angka kasus kanker serviks menuntut kebijakan pencegahan yang tidak terbatas pada kelompok tertentu.
โAwalnya program ini ditujukan bagi ASN perempuan. Namun Korpri memutuskan memperluas cakupan karena keluarga ASN dan masyarakat juga membutuhkan perlindungan yang sama,โ kata Prof. Zudan.
Adapun pelaksanaan vaksinasi kali ini berlangsung di Yogyakarta, Minggu (08/02/2026), bertepatan dengan peringatan HUT ke-26 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kegiatan vaksinasi sendiri dibuka bagi peserta berusia 15 hingga 60 tahun dan menjadi bagian dari dukungan Dewan Pengurus Korpri BPOM terhadap agenda nasional Korpri dalam pencegahan kanker serviks.












