• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, April 29, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Pemuka Agama H. Osin Permana Soroti Indikasi Salah Sasaran Musrembang

Pemuka Agama H. Osin Permana Soroti Indikasi Salah Sasaran Musrembang

Ki Agus by Ki Agus
10 Februari 2026
in Edukasi, Headline, Politik
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Mengenai kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) desa, kecamatan, maupun tingkat yang lebih tinggi, dikatakan Pimpinan Pondok Pesantren Al Madani Madur H. Osin Permana, Selasa 10 Februari 2026, bisa saja terjadi indikasi salah sasaran dalam penempatannya, hal ini sering kali disebabkan oleh proses yang formalitas, kurang partisipatif, atau dominasi kepentingan tertentu.

Pemuka Agama Islam itu menambahkan, dalam permaslahan tersebut, seharusnya kecamatan dan desa memiliki rencana pembangunan 5 tahunan sebagai acuan. Supaya sistemik dan pembangunan bukan semata pisik. “Prioritasnya semua di orentasikan pada rencana kerja, sehingga bisa mengukur pertumbuhan ekonomi untuk setiap desa dan kecamatan, katanya melalui telepon selular.

Apa saja indikasi utama salah sasaran musrembang itu, Kang Osin sapaan akrabnya menyebutkan, usulan proyek tidak sesuai kebutuhan mendesak dan lebih mengarah pada menghasilkan proyek fisik (misalnya pembangunan gedung atau jalan) yang kurang mendesak, sementara kebutuhan prioritas warga (seperti air bersih, sanitasi, atau pemberdayaan ekonomi) tidak terakomodasi.

Selanjutnya terjadi Dominasi Elite Desa/Kecamatan melalui usulan yang disepakati dan hanya menguntungkan kelompok tertentu atau elite desa, bukan kebutuhan mayoritas warga. Termasuk usulan sama berulang-ulang yang diajukan dari hasil rembug dusun/RT berulang kali diajukan di Musrenbang ke tingkat selanjutnya namun tetap tidak direalisasikan.

BeritaTerkait

Tuntas! Pansus 3 DPRD Kabupaten Bandung Rampungkan Perda Keolahragaan

29 April 2026

Pansus III DPRD Kab. Bandung Gelar Rapat Terkait UU No. 11 Tahun 2022

28 April 2026

“Atas dasar itu musrenbang yang diselenggakan lebih dari sekadar formalitas karena bertujuan untuk memenuhi kewajiban administrasi atau prosedur tanpa benar-benar merencanakan pembangunan berdasarkan aspirasi riil masyarakat,” ujarnya.

Apalagi bila terjadi kurangnya partisipasi masyarakat akibat rendahnya kehadiran kelompok rentan (perempuan, pemuda, warga miskin) membuat prioritas pembangunan tidak merepresentasikan kebutuhan semua elemen.

Juga Ketidaksesuaian dengan Data Riil Usulan yang diakomodir tidak didasarkan pada data by name by address yang akurat, sehingga pembangunan tidak tepat sasaran.

Ironisnya kerap terjadi usulan terputus di tingkat atas. Padahal usulan yang sudah susah payah disusun di tingkat dusun atau desa hilang atau diubah di tingkat kecamatan atau kabupaten tanpa kejelasan, seringkali akibat adanya “Penyusupan” program.

Biasanya, lanjut Kang Osin, musrembang yang diFokus Terlalu Banyak pada Pembangunan Fisik: Minimnya usulan non-fisik atau program pemberdayaan, padahal masyarakat lebih membutuhkan pelatihan keterampilan atau modal usaha.

“Bisa jadi Penyebab Utama Salah Sasaran diasumsikan akibat keterbatasan anggaran dan waktu dalam proses input data seperti di SIPD juga komunikasi yang kurang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Lemahnya pendampingan dalam menentukan skala prioritas,” pungkas Kang Osin.***

Tags: kang osinMusrembangSoroti
Previous Post

Plt Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Syamsi: HPN/HUT PWI ke-80, Ruang MUHASABAH bagi Wartawan

Next Post

Prof. Zudan: Program “Sejuta Vaksin Kanker Serviks” dari Korpri Jangkau ASN & Masyarakat

Related Posts

Edukasi

Tuntas! Pansus 3 DPRD Kabupaten Bandung Rampungkan Perda Keolahragaan

29 April 2026
Edukasi

Pansus III DPRD Kab. Bandung Gelar Rapat Terkait UU No. 11 Tahun 2022

28 April 2026
Ekonomi

DPRD Dukung Berbagai Inovasi Optimalkan Kinerja BUMD Jabar.

27 April 2026
Ekonomi

Stop Seremonial, tegas Ketua Fraksi PAN H. Eep Jamaludin: Fokus Kerja Nyata

27 April 2026
Ketua IKA UIN Bandung, Drs. H. Cucu Sutara, M.M. Terpilih sebagai Bendahara Umum Forum IKA PTKIN 2026–2030/dok.istimewa-bedanews.com
Edukasi

Terpilih Jadi Bendahara Umum Forum IKA PTKIN 2026–2030, Cucu Sutara Siap Dukung Festival Dunia Baru Islam

27 April 2026
Tim peneliti dari program MoRA (Minister of Religion Affairs - Moda Riset Akselerasi) The AIR Funds Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dipimpin Prof. Dr. Lilis Sulastri, turun langsung ke wilayah adat Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, pada 22–24 April 2026./dok.istimewa
Headline

Dari Baduy untuk Dunia: MoRA LPDP Lakukan Riset Spiritual Ecology Hadapi Krisis Pangan Global

27 April 2026
Next Post

Prof. Zudan: Program "Sejuta Vaksin Kanker Serviks" dari Korpri Jangkau ASN & Masyarakat

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021