• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Prof.Nina :  Falsafah Sunda sebagai Nilai Penangkal  Radikalisme dan Terorisme di Jabar » Halaman 2

Prof.Nina :  Falsafah Sunda sebagai Nilai Penangkal  Radikalisme dan Terorisme di Jabar

Hargib by Hargib
3 November 2022
in Tak Berkategori
0
Acara Perempuan TOP (Teladan Optimis dan Produktif) Viralkan Perdamaian, kerjasama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT),dengan  Forum  Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Barat yang berlangsung di Aula Gedung Ormas Islam Kabupaten Bandung, dari tanggal 2-3 November 2022./dok.photo Gifari

Acara Perempuan TOP (Teladan Optimis dan Produktif) Viralkan Perdamaian, kerjasama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT),dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Barat yang berlangsung di Aula Gedung Ormas Islam Kabupaten Bandung, dari tanggal 2-3 November 2022./dok.photo Gifari

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menurutnya, perempuan memiliki daya tangkal yang tinggi karena memiliki pengetahuan terkait bahayanya radikalisme, terutama dari serangan media sosial dan digital.

Sementara, Nilam Ayuningtyas menjelaskan bagaimana perempuan menjadi agen perdamaian. Dengan potensi keperempuanannya seorang Ibu cukup berperan penting menjadikan keluarga memiliki daya tangkal terhadap paham radikalisme.  “Hal ini perlu dilakukan mengingat keterlibatan perempuan dalam radikalisme semakin meningkat,” tandasnya.

Baginya, keterlibatan perempuan dalam radikalisme paling tidak terpola menjadi tiga bentuk peran yaitu: Pertama, sebagai pendamping setia dengan peran domestik, yaitu sebagai istri, pengikut setia, dan ibu dari calon-calon teroris.

Kedua, Ahli propaganda dan agen perekrutan. Para perempuan dilarang bertempur secara langsung namun diberikan peran di dunia maya sebagai ahli propaganda, pendakwah, dan perekrut bagi kelompok radikal.

BeritaTerkait

Komitmen Dukung Ketahanan Pangan, Lanud El Tari Sukses Panen Semangka Golden

12 Mei 2026

Kasau Dorong Pasis Sekkau Jadi Perwira Adaptif Hadapi Perang Modern dan Disrupsi Teknologi

12 Mei 2026
Page 2 of 5
Prev123...5Next
Previous Post

Kutif Pendapat Gabriel A. Almond, H. Dasep: Masyarakat Pertanyakan Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

Next Post

8000 Siswa SD dan SMP Kota Bandung Tampilkan Pertunjukan Permainan Tradisional

Related Posts

TNI-POLRI

Komitmen Dukung Ketahanan Pangan, Lanud El Tari Sukses Panen Semangka Golden

12 Mei 2026
TNI-POLRI

Kasau Dorong Pasis Sekkau Jadi Perwira Adaptif Hadapi Perang Modern dan Disrupsi Teknologi

12 Mei 2026
TNI-POLRI

SPPG Lanud El Tari Distribusikan Perdana MBG kepada Siswa TK Angkasa

12 Mei 2026
TNI-POLRI

TNI AL GAGALKAN PEREDARAN RATUSAN LITER SOPI ILEGAL DI PELABUHAN BANDA NAIRA

12 Mei 2026
Ragam

Konferensi Ke-X PWI Kabupaten Kapuas Resmi Digelar

12 Mei 2026
Ragam

Tingkatkan Kapasitas, Bawaslu Demak Selenggarakan Bimtek Penanganan Pelanggaran

12 Mei 2026
Next Post

8000 Siswa SD dan SMP Kota Bandung Tampilkan Pertunjukan Permainan Tradisional

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021