Pesan Moral untuk Gen Z
“Kartini membuktikan satu orang dengan akses terbatas bisa mengguncang zamannya lewat keberanian berpikir dan bertindak. Gen Z punya akses tak terbatas ke dunia, tapi tidak berguna jika hanya dipakai untuk hiburan sesaat,” kata Prof. Lilis.
Ia berpesan agar Gen Z menjadi Kartini bagi dirinya sendiri: mematahkan batasan, tidak hanya scroll tapi create, tidak menukar kedalaman dengan kecepatan, menjadi otentik bukan sekadar estetik, menjadikan empati sebagai kekuatan, dan melihat luka sebagai awal kesadaran.
“Jadilah generasi yang menyalakan, bukan sekadar mengikuti. Kartini hari ini bukan lagi tentang kebaya dan seremoni, tetapi tentang keberanian berpikir, kedalaman rasa, dan keteguhan nilai. Gen Z tidak membutuhkan sosok sempurna. Mereka membutuhkan teladan yang jujur, berani, dan berpihak pada kemanusiaan,” tutupnya.













