Rektor UIN SGD Bandung ini, mengumpamakan sebuah mobil itu ketika rusak dan diservis masuk bengkel, untuk bagus lagi tergantung jenis berat tidaknya kerusakan.bisa seminggu atau sebulan, tapi ketika sudah keluar dari bengkel mobil itu bisa bagus lagi mecapai daya kecepatan sempurna. Begitulah kira kira gambaran ketika kita menjalnkan puasa Ramdhan. Dibulan ramadhan mungkin turun dari sisi kuantitas,tapi secara kualitas tetap bahkan bisa meningkat.
Ia berharap Bulan Ramadhan jangan di jadikan untuk bermalas malasan, tapi harus di jadikan untuk meningkatkan produktifitas. “Jadikan Ramadhan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan untuk masyarakat.Tidak ada alasan Ramadhan bisa menurunkan produkifitas.“ Semoga Bulan Suci Ramadhan bisa melahirkan insan insan yang punya etos kerja tinggi.”pungkasnya ***













