Bandung, Bedanews.com
Moderasi beragama bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan yang mendesak dalam menjaga keharmonisan sosial di Indonesia. Proses ini memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, baik individu, komunitas, pemerintah, maupun lembaga keagamaan.
Demikian dipaparkan Guru Besar Studi Agama-Agama, UIN SGD Bandung, Prof.Dr.Deni Miharja,M.Ag dalam siaran pers kepada Bedanews.com,Jumat, 13 Maret 2026.
Menurut Prof.Deni, dengan terus memperkuat nilai-nilai moderasi, kita dapat mewujudkan masyarakat yang lebih damai, toleran, dan saling menghargai. Moderasi beragama dapat menjadi kunci untuk menciptakan Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadilan sosial.
“Moderasi beragama bukanlah sebuah pilihan, melainkan kebutuhan yang mendesak dalam menjaga keharmonisan sosial,” jelas Prof.Deni yang juga Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan ( Kapuslitpen) LP2M UIN SGD Bandung.













