Karena goncangan kecil aksi anti kebijakan politik KMP kemarin Senin, 25 Agustus 2025 lahir di depan gedung DPR RI *lalu berakhir dengan digiringnya lebih kurang 150 orang ke Polda Metro Jaya,* dan bisa dipastikan riak riak aksi politik dimaksud tidak memiliki benang merah dengan gerakan kelompok 212 dan tidak ada pengakuan atau indikasinya datang dari kelompok pro Jokowi, hanya identifikasi politik yang samar samar ini beraroma dari ‘api dalam sekam’ atau ‘musuh dalam selimut’ atau apa pun diistilahkan, merupakan wujud warming up menuju perlawanan dengan pola menunggangi momentum tepat waktu, yakni aksi adalah bentuk penolakan naiknya gaji wakil rakyat yang memang nota bene dirasakan oleh mayoritas DPR RI kurang representatif atau relatif malas reaktif ‘menyonding’ suara rakyat.













