Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh KDM-Erwan sebagai gubernur terpilih. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jabar per akhir 2023 adalah 74,24 poin, peringkat 16 dari 38 provinsi secara nasional. Artinya, indeks pendidikan, indeks kesehatan, dan laju pertumbuhan ekonomi Jabar masih harus ditangani.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jabar juga masih nomor 2 tertinggi di Indonesia. Artinya, masih banyak pengangguran yang membutuhkan tenaga kerja. Padahal, TPT yang tinggi pasti akan menjadi pemicu tingginya kerawanan sosial.
Nilai tukar petani (NTP) Jabar masih memprihatinkan. NTP Jabar per Mei 2024 adalah 108,76%. NTP seperti itu tidak menjadi magnit besar yang mampu menarik minat generasi muda untuk menjadi petani. Mereka mayoritas lebih memilih profesi lain. Tampaknya hidup sebagai petani tidak dilihat sebagai profesi yang menjanjikan jaminan kesejahteraan.













