BANDUNG. BEDAnews.com – Meski volume APBD Jabar tahun 2022 secara keseluruhan mengalami turbulensi atau penurunan hingga hanya Rp.31,890 Triliun dari total Rp.44,72 Triliun pada tahun tahun sebelumnya, atau turun hinga 28 Persenan.
Masih ada PR besar yang harus direalisasikan, yakni target indikator kinerja utama (IKU) yang sudah disepakati Gubernur bersama DPRD dan telah dituangkan dalam Perda RPJMD?.
Demikian disampaikan anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady kepada BEDAnews.com melalui pesan tertulisnya, Selasa (25/1).
Masih banyak hal lain yang harus diperhatikan. Misalnya, pembangunan terminal Tipe B. Semula Jabar akan mambangun 2 terminal Tipe B pada 2022, yakni Terminal Cikarang di Kabupaten Bekasi dan Terminal Ciledug di Kabupaten Cirebon.













