Prasabri mengatakan bantuan TJSL yang dilakukan oleh Pos Indonesia merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dengan memberikan manfaat pada bidang ekonomi, sosial, lingkungan, hukum dan tata kelola bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Program TJSL merupakan kewajiban dari BUMN untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, bentuk tanggung jawab Pos Indonesia yang tumbuh berkembang bersama masyarakat. Ini salah satu wujud rasa syukur atas kinerja kami yang tumbuh positif,” ujar Prasabri.
Prasabri berharap program ATM beras ini dapat dikembangkan lebih luas dan mengapresiasi penggunaan teknologi dalam dsitribusi bantuan sehingga memudahkan operasional dan pengendalian.
Selain bantuan dana operasional ATM beras Miftahul Jannah, pada kesempatan yang sama Pos Indonesia juga memberikan bantuan Rp 75 juta untuk operasional Masjid Al Barokah Jagabaya, Way Halim.













