Garut, BEDAnews
Arus lalu lintas di jalur Tutugan Leles hingga Kadungora, dan arah Cijapati, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada hari Senin macet menyusul meningkatnya volume kendaraan sangat tinggi sedangkan infra struktur jalan sempit, sehingga, menyebabkan Lalin diwilayah tersebut macet total.
Antrean kendaraan terlihat di jalan tol menjelang pintu keluar menuju Puncak.Kepadatan arus sudah terlihat sejak pukul 04.00 WIB, hingga 8 malam banyak kendaraan roda empat yang hendak keluar dari semua arah Kadungora, kearah Bandung dan Garut terjebak dalam kemacetan, jelas kapolsek Kadungora Resort Garut H. A. Ismail Gumay, SH., BEDAnews.com, Senin (27/5/2013).
Kepadatan makin parah terjadi sekitar pukul 13.00 WIB karena terjadi penyumbatan arus di jalur tersebut sehingga kendaraan mengantre di wilayah Kadungora dan arah Karangtengah Kadungora. “Kami jalan dari arah Tutugan Leles Tajur perlu waktu dua jam saking padatnya jalan, padahal biasanya tidak sampai segitu lama," katanya.
Menurutnya, hal ini terjadi karena ada penyumbatan arus di kawasan Cisarua sehingga kendaraan dari arah Leweng Tiis, Tutugan Leles dan Kadungora, tidak dapat bergerak. Sehingga petugas kepolisian Leles dan Kadungora terus sibuk melakukan antispasi dan mengurai kemacetan.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Propinsi Jawa Barat harus siap memulai pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan antara Bandung – Garut. Pembangunan jalan alternatif yang sedianya untuk memecah kemacetan dan mengurangi angka kecelakaan dan itu harus dilakukan pelebaran 2013 ini.
Jalan alternatif diprioritaskan untuk mengurai kemacetan dari titik macet di kawasan tersebut. Terlebih di Lewengtiis, Tutugan Leles, Kadungora hingga perbatasan Nagreg yang menjadi penghubung antara Jalan kebeberapa jurusan, yang sering mengalami kemacetan total.
Sebenarnya sudah sering dan hampir setiap hari jalan alternative tersebut macet total, tapi dan perlunya pembangunan jalan tersebut diupayakan rampung 2013 diperlebar. Hal itu dilakukan selain mengurai kemacetan juga mengurangi angka kecelakaaan.
Jika berjalan mulus, lanjutnya, maka tahun depan sudah bisa dilalui oleh kendaraan untuk akses roda empat menuju Bandung dan Garut. Tahun ini sudah diilakukan pelebaran terhadap infrastruktur jalan Leles dan Kadungora maka laju lalulintas tidak terlalu macet, ujarnya.
Sejauh ini, kawasan Leles, hingga Kadungora hampir setiap hari terjadi kemacetan terutama pada pagi dan sore hari, bahkan hingga malam hari. Terlebih saat jam pulang kantor, di jalan tersebut kemacetan merupakan pemandangan yang hampir terjadi setiap hari.
Belum lagi, dengan ukuran jalan yang sempit ditambah banyaknya kendaraan bertonase besar melintasi jalan tersebut, menambah tingkat kemacetan. Jalan ini yang akan jadi alternatif karena akan tembus ke daerah Cijapati, ujarnya. (Sighar/Yanti)











