Nasehat leluhur: ojo sok ngrusuhi yang artinya: jangan suka mengganggu. Karena yang suka ngrusuhi itu benalu, pecundang, pengecut, penghianat, pengerat yang memamerkan ketololannya. Akibat dari pikiran dan tindakan ngrusuhi ini: memuakkan, njelehi, ngriseni, dan menjadi kontra produktif.
Etika bagi pejabat Kepolisian: kesadaran, Tanggung jawab dan Disiplin
Moralitas bagi pejabat polisi dapat di maknai dari etika pejabat publik. Etika publik adalah refleksi atau penghayatan atas standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan yang diambil oleh para pejabat publik dalam rangka mengimplementasikan pelayanan public (Haryatmoko, 2014). Etika publik merupakan integritas bagi pejabat publik dalam memberikan pelayanan publik. Pelayanan kepada publik yang buruk akibat sarat kepentingan dan korupsi. Yang berdampak pengabaian kepentingan publik dan lebih mengedepankan kepentingan dirinya maupun kelompoknya. Pelayanan publik tanpa standar kompetensi dan lemahnya komitmen akan menggerus integritas para pejabat dan politisi. Kalau sudah tergerus bagaimana akan care dan bagaimana akan meningkatkan kualitasnya? Tentu saja pelayanannya justru dapat membebani dan mempersulit bagi publik yang menerima pelayanan.













