Kegemaraan mereka lempar bom sembunyi identitas, menyulut kekacauan tanpa rasa bersalah dan menghembuskan kebencian untuk mengadu domba. Semua ini dilakukan dengan tujuan:
(1). Membuat tidak nyaman, (2). Melemahkan,
(3). Memfitnah,
(4). Memutarbalikan fakta, (5). Menghembuskan kebencian,
(6). Mempermalukan dan
(7). Menggagalkan program atau usaha baik lainnya.
Pertanyaanya, mengapa semangat ngrusuhi ini terus ada, tumbuh dan berkembang? Jawabanya tentu sangat kompleks, tetapi setidaknya terdapat beberapa hal yang dapat dijadikan benang merah sebagai akar masalahnya antara lain:
1. “Sistem feodalisme” yang terus ditumbuh-kembangkan. Menjadi akar dari birokrasi patrimonial dengan aneka pedekatan personal yang sarat dengan KKN,
2. Rasa nasionalisme yang buruk atau lebih bangga dan mengembangkan ego sektoral,













