BANDUNG, BEDAnews
Jelang pengamanan rapat pleno rekapitulasi Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018 oleh KPU Jabar pada Minggu (3/3) mendatang, Polda Jawa Barat akan menerjunkan all out personil yakni sekitar 4 Satuan Setingkat Kompi (SSK) terdiri dari 2 SSK (200 personil) Brimob, 2 SSK Dalmas Polda Jabar.
Kapolda Jabar Irjen Pol. Tubagus Anis Angkawijaya mengatakan, pada rapat pleno rekapitulasi nanti, pengamanan yang akan dilakukan jajaran kepolisian bakal lebih ketat supaya menjaga rasa aman dan bisa berjalan lancar.
Dikatakannya, untuk pola pengamanan yang akan diterapkan di sekitar kantor KPU Jabar jalan Garut Bandung, pihaknya akan membagi menjadi 4 ring pengamanan. Ring 1 di Aula Kantor KPU Jabar, untuk ring II di halaman Kantor KPU Jabar, ring III di luar pagar Kantor KPU dan ring IV di sepanjang Jalan Garut hingga Jalan Laswi. "Kemungkinan jalan ditutup," jelas Anis kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-hatta, Jumat (1/3).
Ditambahkan Anis, selain personel dari Brimob dan Dalmas Polda Jabar, pengamanan juga akan dibantu oleh personil dari Polrestabes Bandung, TNI, Linmas, Satpol PP dan instansi terkait lainnya.
Rencananya, kata Anis, personel kepolisian akan diterjunkan sejak Sabtu malam (2/3) hingga selesainya rapat Pleno yang digelar Minggu (3/3). "Semua akan menjaga keamanan sebelum dan selama berlangsungnya rapat pleno," paparnya.
Anis menyatakan, evaluasi situasi Kamtibmas di Jawa Barat sejak dimulainya tahapan Pemilukada Gub/Wagub Jabar 2013 hingga pencoblosan yang berlangsung Minggu (24/2) lalu di Jawa Barat terbukti aman terkendali, diharapkan pasca Pemilukada situasi dan kondisi di Jawa Barat tetap kondusif. "Situasi keamanan kondusif, dengan situasi ini Jawa Barat jadi Indah," jelas Anis. (Lanie)











