Apalagi hari ini PC PMII Kota Tasikmalaya sedang mengobservasi masalah-masalah di internal RSUD dr Soekardjo, namun ada beberapa pejabat sebelumnya yang mengisi ruang strategis harus dipindahkan.
“Tapi ingat, yang berbuat tidak bisa lari dari tanggung jawab. Pertanyaannya kemudian apakah ini adalah skema pengamanan? Jika benar iya, maka akan kita massifkan gerakan dan kita amankan kepihak berwajib,” tegasnya.
Ardiana menyebut, realitas rotasi mutasi diatas tentu dipengaruhi juga oleh Baperjakat yang seharusnya memberikan pertimbangan kepada pejabat pembina kepegawaian dalam pengangkatan, pemindahan.
“Ini malah seperti juru tulis yang ngangguk ngangguk tak berdaya dan tak berlogika. Pertanyaannya kemudian, sebetulnya rotasi mutasi ini untuk kepentingan komunal kota Tasikmalaya, atau malah menjadi kepentingan personal wali kota?,” tandasnya. (Noer)













