• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป PKS Gelar Diskusi; Menggagas Kota Bandung Masa Depan

PKS Gelar Diskusi; Menggagas Kota Bandung Masa Depan

Asep Budi by Asep Budi
18 Mei 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Meski dijuluki sebagai kota kembang, kota Bandung yang merupakan kota terpadat di Jawa Barat ternyata tak seindah bunga di taman. Begitu banyak permasalahan perkotaan yang diderita kota Bandung, seperti misalnya pertambahan penduduk yang tak terkontrol, sarana transportasi, kemacetan dan lainnya.

“Sedikitnya ada 15 permasalahan yang dihadapi kota Bandung,” ungkap Prof. Asep Warlan Yusuf saat menjadi pembicara dalam Diskusi Publik bertema ”Menggagas Kota Bandung Masa Depan”, yang digelar DPD PKS Kota Bandung di DPD PKS Bandung Jalan Brigjen Katamso 17, Jum’at (18/5).

Permasalah tersebut diantaranya kurangnya Ruang Terbuka HIjau dan ruang publik, efektitifitas kinerja Satpol PP. “Salah satunya adalah penertiban PKL yang tak kunjung selesai,” lanjut Asep. Kemacetan terutama saat week end, kata Asep, juga menjadi permasalahan yang tak kunjung bisa diatasi Pemkot Bandung.

BeritaTerkait

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026

Asep juga mengkritisi keberadaan pasar modern yang tumbuh pesat sementara pasar tradisional terabaikan, menjamurnya factory outlet yang tidak berijin, persoalan Babakan Siliwangi sebagai hutan kota, bangunan dan cagar budaya. “Kelemahan perlindungan BCB yang tidak dilindungi Perwal, hingga menyebabkan banyak pengrusakan dan penghancuran,” imbuh Asep.

Banjir cileuncang yang kerap melanda Bandung juga menjadi point yang disorot Asep, disamping problema lainnya yakni reklame tak berijin, banyak bangunan tanpa IMB, penyandang cacat dan kesejahteraan sosial, masalah tranportasi TMB yang  gagal, masalah sampah dan Perda Perijinan yang gagal.

Sementara itu, Dr. Ir. Denny Zulkaidi, dosen Planologi ITB yang juga menjadi pembicara mengatakan beberapa proyek pembangunan di kota Bandung tidak jelas siapa yang akan mengelolanya. “Seperti pembangunan di PLTSA, yang tidak jelas siapa pengelolanya,” kata Denny.

Diskusi publik yang digelar selepas sholat Jum’at ini menghadirkan Haru Suandharu S. Si, M. Si serta dihadiri kalangan aktivis mahasiswa dan LSM serta awak media. (Lanie)

Previous Post

Pemeriksaan Sekda Cimahi Dinilai Upaya Peta Konflik

Next Post

Sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut

Related Posts

TNI-POLRI

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
TNI-POLRI

Misa Ekaristi TNI-Polri di Polda Kaltim, Perkuat Iman dan Kebersamaan dalam Pengabdian

7 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Ponorogo Gelar Do’a Syukur Peringati Hari Pahlawan 2026

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Next Post

Sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021