Beberapa komoditas seperti minyak goreng, telur, beras, daging ayam, dan daging sapi tercatat stabil.
“Kenaikan sedikit ini masih wajar dan tidak memberatkan. Selain itu, kenaikan harga juga membantu petani agar tidak merugi. Untuk daging sapi dan ayam, harga masih di bawah acuan sehingga tidak ada keluhan signifikan,” jelasnya.
Menteri Budi Santoso juga menyoroti pentingnya distribusi bahan pokok yang lancar, terutama minyak goreng yang sempat terganggu.
Ia menjelaskan bahwa Kementerian Perdagangan terus memantau harga melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP).
“Kami memonitor harga secara nasional hingga daerah. Jika terjadi lonjakan harga, kami langsung koordinasi dengan produsen dan dinas terkait. Distribusi minyak yang sebelumnya sempat panjang sudah kami atasi sehingga sekarang harganya kembali normal, sekitar Rp15.700 per liter,” ungkapnya.












