Temuan ini menjawab perdebatan lama bahwa nilai-nilai syariah sulit diukur dampaknya terhadap kinerja keuangan.
2.Perkenalkan “Sharia-Based Resilient Growth Model” atau SRGM
Penelitian ini memperkenalkan gagasan baru: Sharia-Based Resilient Growth Model SRGM. SRGM merupakan sintesis antara 3 pilar utama pertumbuhan berkelanjutan yang sesuai syariah, yaitu:
-Manajemen Risiko
-Efisiensi Operasional
-Profitabilitas
Model ini diklaim sebagai konstruksi baru yang belum pernah digagas sebelumnya dalam literatur perbankan syariah. SRGM diharapkan bisa menjadi kerangka acuan bagi BUS dalam merumuskan strategi agar tetap tumbuh di tengah tekanan krisis.
3.Koreksi Pandangan Lama: Jalur Tidak Langsung NPF Justru Dominan
Temuan paling mengejutkan adalah terkait peran Non-Performing Financing NPF. Hasil uji menunjukkan proporsi mediasi NPF melalui ROA mencapai 77,39%. Artinya, hampir 4 dari 5 dampak negatif NPF terhadap pertumbuhan aset tidak terjadi secara langsung, melainkan melalui penurunan profitabilitas ROA terlebih dahulu.














