Penghambatnya: keterbatasan waktu, sarana teknologi dan sumber belajar digital, heterogenitas kemampuan siswa, serta kapasitas guru merancang masalah autentik dan instrumen evaluasi yang masih perlu ditingkatkan.Implikasi dan KeterbatasanSecara teoretis, penelitian ini memperkuat bahwa PBL tak hanya meningkatkan berpikir kritis, tapi juga akhlak Islami. Lahir kontribusi orisinal seperti Model TPACKV, Taksonomi Historico-Ethical Problem, dan Model Developmental Character Assessment.
Secara praktis, PBL dapat menjadi strategi guru membentuk karakter humanis, moderat, dan inklusif, serta acuan merancang kurikulum sesuai PMA No. 183/2019 dan UU No. 20/2003.Namun penelitian ini memiliki keterbatasan: bersifat deskriptif kualitatif, belum kuantitatif, terbatas pada satu titik waktu, dan hanya di dua madrasah perkotaan Bandung. Peneliti merekomendasikan studi mixed methods, longitudinal, serta replikasi di madrasah pedesaan, pesantren, atau universitas Islam untuk generalisasi lebih luas.***Har













