Masukan dari masyarakat daerah juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi antara Dewan Pers dan publik.
Pers daerah, dalam konteks ini, tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi ruang publik yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aspirasi, mengawasi kebijakan, sekaligus memperoleh informasi yang kredibel.
Pertemuan antara Dar Edi Yoga dan Sudirman Sulaiman menjadi salah satu ruang untuk memperluas komunikasi tersebut.
Bagi masyarakat daerah, keberadaan media lokal memiliki arti tersendiri. Pers daerah lebih dekat dengan persoalan sehari-hari masyarakat, mulai dari pembangunan, pelayanan publik, ekonomi, sosial, hingga kebudayaan.
Kedekatan tersebut menjadi modal penting yang tidak boleh hilang di tengah perubahan teknologi.













