Menurutnya, media daerah memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan dinamika kehidupan masyarakat. Informasi yang disajikan media lokal tidak hanya menjadi konsumsi publik, tetapi juga berperan dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap berbagai persoalan di daerah.
Dar Edi Yoga menilai, tantangan media daerah saat ini semakin kompleks seiring perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi.
Transformasi digital membuat arus informasi bergerak semakin cepat. Media lokal tidak hanya bersaing dengan sesama perusahaan pers, tetapi juga berhadapan dengan derasnya informasi dari media sosial dan berbagai platform digital.
Dalam kondisi tersebut, menurut Dar Edi, media daerah tetap harus mempertahankan fondasi utama jurnalistik, yakni akurasi, verifikasi, keberimbangan, serta kepentingan publik.













