Kondisi di atas berbanding terbalik dengan keberadaan rakyat di bawah sistem sekular kapitalis. Pelaku kemaksiatan berkeliaran walaupun di Bulan Ramadan. Aparat keamanan tidak bisa bertindak kepada pelanggar syariat karena mereka tidak ditugaskan untuk itu. Maka bagaimana bisa terjamin keamanan lahir batin, kalau kehidupan liberal terus bercokol di negeri ini sehingga banyak generasi yang terjerumus kepada kemaksiatan, keluarga menjadi rapuh.
Sebenarnya masih banyak tugas aparat keamanan yang belum bisa diatasi, geng motor, pencurian, korupsi, tawuran, dan seabreg masalah lainnya. Alangkah kurang tepat kalau rumah Allah malah dijaga yang menimbulkan ketidaktenangan kepada jamaah tarawih, sementara masih banyak tempat-tempat nongkrong, tempat hiburan malam yang merusak generasi terbebas dari pengawasan.











