Ia menyadari upaya meningkatkan pendapatan daerah bukan perkara mudah karena kondisi ekonomi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan.
Namun, Syakur mengapresiasi jajaran Bapenda Kabupaten Garut yang memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan pemerintahan daerah.
“Tentu saja tidak gampang ya, sehingga saya pikir bapak-bapak disini kata Pak Rizki adalah orang-orang yang hebat, yang memilki tanggung jawab yang luas, yang besar sekali menyangkut terkait dengan eksistensi Pemerintah Kabupaten Garut,” lanjutnya.
Untuk memastikan target pendapatan tercapai, Pemkab Garut telah membuka akses pemantauan transaksi melalui Bank BJB agar penerimaan daerah dapat dipantau secara real-time.
Pemantauan tersebut mencakup berbagai sektor penerimaan, mulai dari retribusi daerah hingga Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas perhotelan, makanan dan minuman, hiburan, reklame, serta pajak tenaga listrik.













