Garut, BEDAnews
Salah seorang pengusaha beras di kabupaten Garut, H. Gaos, sangat berang ketika di konfirmasi bedanews.com, Senin (17/9) terkait temuan di lapangan yang menyebut-nyebut dirinya terlibat sebagai penadah atas DO raskin diwilayah Garut.
Diantara tarikan nafasnya yang dalam, Gaos menyatakan tidak terima jika hanya dirinya saja yang disalahkan. Karena menurutnya banyak pihak yang terlibat dalam penyelewengan DO Raskin tersebut, termasuk diantaranya oknum-oknum aparat kepolisian, tuduhnya.
Selanjutnya, Gaos pun terus nyerocos bahwa DO yang ditadahnya merupakan hasil dari kolaborasi dengan pihak-pihak tingkat desa ataupun kelurahan dan kepanjangan tangan dari pengusaha “H.T”.
Dengan nada tinggi, Gaos mempertanyakan kenapa hanya dirinya saja dengan “H.T” yang terus jadi sorotan. “Banyak pengusaha lain seperti “H.Jfr” yang berkolaborasi dengan salah satu oknum aparat kepolisian ataupun pengusaha-pengusaha lainnya, mereka pada dasarnya sama saja dengan dirinya,” ungkapnya.
Gaos sendiri menyadari bahwa hal ini berbenturan dengan hukum, namun dirinya berkilah bahwa dirinya hanya sebagai pengusaha atau penadah yang nota benenya rakyat biasa, jika dibandingkan dengan oknum-oknum hukum (aparat kepolisian, red) yang bahkan mempunyai armada angkutan di dolog. “Kenapa mereka tidak dipertanyakan juga,” tanyanya seraya menambahkan jika mau buka-bukaan sebenarnya masalah DO Raskin ini sudah jadi lingkaran setan. [Yadi-Ida-Marline-Garut]











