Bandung, BEDAnews – KAI Commuter menindak tegas seorang pengguna jasa yang kedapatan merokok di dalam toilet kereta dan membuat kegaduhan. Peristiwa yang mengganggu kenyamanan perjalanan ini terjadi di Commuter Line No. 349 relasi Garut–Padalarang pada Selasa (2/6).
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 12.55 WIB. Saat itu, petugas Pengamanan Dalam Perjalanan (PAM Walka) sedang melakukan patroli rutin setelah kereta meninggalkan Stasiun Cibatu.
“Dalam patroli tersebut, petugas mencium aroma asap rokok yang berasal dari toilet kereta Ekonomi 1. Setelah diperiksa, petugas menemukan seorang pengguna yang diduga kuat sedang merokok di dalam toilet,” ujar Leza.
Diturunkan di Stasiun Terdekat
Mendapati pelanggaran tersebut, petugas PAM Walka segera berkoordinasi dengan kondektur dan pihak terkait untuk tindakan lebih lanjut. Petugas juga memberikan edukasi mengenai larangan ketat merokok di seluruh area kereta, termasuk toilet dan bordes.
Menurut Leza, merokok di dalam rangkaian kereta bukan hanya melanggar tata tertib, tetapi juga membahayakan keselamatan perjalanan dan kenyamanan penumpang lain.
Saat akan didata, penumpang tersebut tidak dapat menunjukkan kartu identitas fisik maupun tiket perjalanan dengan alasan dokumen tersebut dibawa oleh rekannya. Atas pelanggaran berlapis ini, kondektur mengambil tindakan tegas.
Diturunkanlah penumpang tersebut di Stasiun Leles, dikeluarkan dari area stasiun, dan tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dengan kereta api.
Imbauan dan Sanksi Tegas
KAI Commuter kembali mengimbau seluruh pengguna jasa untuk mematuhi peraturan yang berlaku demi menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan tertib. Pihak maskapai menegaskan tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang melanggar.
“KAI Commuter tidak akan mentoleransi setiap tindakan yang dapat mengganggu keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan. Kami mengajak seluruh pengguna untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama menggunakan layanan Commuter Line,” pungkas Leza.













