Kesadaran inilah yang seharusnya tumbuh semakin kuat ketika memasuki masa pensiun.
Kita memiliki kesempatan untuk menengok perjalanan hidup dengan lebih tenang. Bukan untuk terus-menerus menyesali masa lalu, melainkan untuk mengevaluasi diri secara jujur. Mungkin ada keputusan yang perlu kita pelajari kembali. Mungkin ada ucapan yang pernah melukai orang lain. Mungkin ada kekeliruan yang dahulu tidak sempat kita akui karena keterbatasan keadaan atau karena kita terlalu sibuk menjalankan tugas.
Jika memang ada kesalahan, jangan biarkan pangkat dan harga diri menghalangi kita untuk memperbaikinya. Meminta maaf tidak mengurangi kehormatan. Mengakui kekeliruan tidak menghapus jasa. Justru keberanian untuk memperbaiki diri menunjukkan kematangan karakter.













