Tugas kita sekarang bukan sibuk menghitung penghargaan yang telah diterima, melainkan memastikan bahwa benih kebaikan itu terus tumbuh.
Kerendahan hati bukan berarti menyangkal pengalaman atau mengecilkan jasa. Kerendahan hati adalah kemampuan menempatkan diri secara proporsional, menghargai orang lain, dan menyadari bahwa keberhasilan tidak pernah lahir dari usaha seorang diri.
Seorang jenderal mengetahui bahwa keberhasilan satuan bukan hanya hasil kepemimpinan komandannya. Ada prajurit yang bekerja di lapangan, ada staf yang menyiapkan perencanaan, ada keluarga yang memberikan dukungan, dan ada banyak orang yang bekerja tanpa pernah disebut namanya.
Kesadaran tersebut semestinya membuat kita semakin menghargai sesama, bukan semakin merasa tinggi.













