Maka gagasan orientasi ke depan adalah bagaimana melahirkan program dan gerakan tidak hanya berhenti pada narasi semata. Tetapi mampu mewujudkan dan melahirkan peradaban keislaman dari ide dan nalar yang memiliki sisi kebathinan yang berorientasi membangun peradaban dan nilai berbangsa dan bernegara.
”Orientasi identitas, kehormatan tidak akan hilang kalau kiita bersama-sama. Insya allah ini akan menjadi warisan besar bagi ribuan santri STAIPI dan juga para santri-santri di pesantren Persis,” ujarnya.
Jejak Mubes IKA STAIPI Bandung ke-1 ini, sambungnya, juga akan memberikan angin segar bagi Persis.
”Persis menjadi lebih baik karena mampu mewujudkan perguruan tinggi yang mampu membuat orientasi yang bagi para santri yang menimba ilmu, juga mampu mengambil ruang dan menancapkan identitas sebagai pribadi yang kuat, dan juga mampu menaikkan marwah pribadi, marwah kampus, marwah Jam’iyyah dan tentunya ini tujuan kita bersama-sama, bissmillahirahmanirrahim,” paparnya.













