• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, November 9, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Penggantian Nama Jawa Barat Belum Waktunya

Penggantian Nama Jawa Barat Belum Waktunya

Asep Budi by Asep Budi
26 Juli 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

 

Usulan dari sekelompok orang yang menamakan diri komunitas pengkaji pergantian nama provinsi Jawa Barat ke Komisi A DPRD Jabar, dianggap sebagai suatu hal yang belum waktunya. Gagasan yang mereka ajukan, harus dikaji secara kajian akademis, kajian secara historis dan kajian dari stake holder yang lain.

Demikian dikatakan Ketua Komisi A DPRD Jawa Barat, Yusuf Puadz, kepada Bedanews.com di DPRD Jawa Barat, Kamis (25/7), menanggapi adanya usulan dari komunitas yang ditandangani oleh DR. Dede Mariana staf ahli Gubernur, Acil Bimbo, Prof. Asep Saeful Muhtadi.

“Sesuai dengan aturan yang kita miliki, usulan ini harus terlebih dulu memenuhi persyaratan-persyaratan, ini usulan, dan itu mekanismenya panjang dan juga terkait dengan UU tentang provinsi Jawa Barat, harus kita diskusikan secara vertical dengan kemendagri dan hal tersebut harus disosialisasikan ke kabupaten kota secara keseluruhan,” tuturnya.

BeritaTerkait

TNI Kembali Berangkatkan Ratusan Pasis untuk Penyuluhan Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi

8 November 2026

Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau RTLH Septer Mandacan, Pembangunan Rampung 100 Persen

8 November 2026

Kita punya perda sekitar 600 buah, berarti nanti harus ada perubahan atas perda tersebut dengan hilangnya nama Jawa Barat, lalunya perdanya jadi perda apa, ini bukan persoalan ganti plang nama, tetapi ada proses-proses lain.

“Kita merespon dalam kontek kapasitas kita saja, dan mekanisme harus ada orang dari beberapa fraksi kalau ada yang mengusulkan, komisi A dalam kapasitas tertentu sedang kita pelajari, apa ini kewenangan kita atau kewenangan pusat tetapi kalau sudah terkait dengan UU tentunya merupakan kewenangan pusat,” katanya.

 

Page 1 of 2
12Next
Previous Post

Penambahan Kelas Sekolah Negeri, Diduga Ada Permainan

Next Post

GDP Inspirasi Warga Peduli Kaum Dhuafa

Related Posts

TNI-POLRI

TNI Kembali Berangkatkan Ratusan Pasis untuk Penyuluhan Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi

8 November 2026
TNI-POLRI

Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau RTLH Septer Mandacan, Pembangunan Rampung 100 Persen

8 November 2026
TNI-POLRI

Penuh Keakraban, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Bersama Warga Bersihkan Lingkungan Kampung

8 November 2026
TNI-POLRI

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026
Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
TNI-POLRI

PENYELAM TNI AL DAN TIM GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI FDR DAN EKOR HELIKOPTER MI-17V5 HA-5235

8 November 2026
Next Post

GDP Inspirasi Warga Peduli Kaum Dhuafa

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021