“Subsidi BBM selama ini juga menjadi kontraproduktif karena sebagian besar digunakan oleh masyarakat mampu, dengan demikian memberikan kesenjangan sosial antara masyarakat kelas menengah atas, dengan masyarakat miskin,” imbuhnya.
Dalam rangka melakukan penghematan, Mamit mengatakan, subsidi BBM dapat dialihkan ke kegiatan-kegiatan yang lebih produktif, seperti misalnya besasiswa sekolah, bantuan kepada nelayan dan petani, pembangunan rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur lain.
“Saya mendukung adanya penyesuaian harga BBM bersubsidi karena sebelumnya terdapat disparitas harga BBM . Hal tersebut merupakan salah satu yang membuat Negara rugi,” pungkas Mamit. (Red).













