Menurut Hasanuddin, bila ada yang berpendapat telah terjadi kerugian negara, itu tidak benar .
“Karena itu kan baru konsep perencanaan awal , belum masuk pada tahap pembelian/pengadaan . Kerugian negara bagaimana , anggarannya saja kan masih dihitung . Bahkan mendapat persetujuan pun belum,” tegasnya.
Ia menambahkan, bila Menkeu menyetujui rencana pengadaan alutsista ini walau tak sepenuhnya tentu akan sangat mengakselerasi modernisasi alut sista TNI secara signifikan dan memiliki effeck deterent yang tinggi.
“Tentu kita semua berharap dalam pengadaan nanti tetap memperhatikan akuntabilitas dan sesuai dengan kebutuhan user ( pemakai ) dalam hal ini TNI,” tandasnya.
Sebelumnya pengamat pertahanan sekaligus akademisi, Connie Rahakundini memertanyakan rencana Menhan Prabowo Subianto soal pembelian alutsista yang ribuan triliun ini.













