Garut, BEDAnews
Jumlah keluarga miskin atau rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM) program beras untuk rumah tangga miskin (raskin) di Kabupaten Garut pada 2013 berkurang sebanyak 30.897 RTS. Sehingga penerima raskin tahun 2013 sebanyak 182.239 dari semula 213.136 RTS di tahun 2012.
Asisten Administrasi Bidang Perekonomian dan Keuangan Setda Kabupaten Garut Eddy Muharam didampingi Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Enok Rihawati dan Kasubag Pertanian E Herly kepada bedanews.com menyebutkan, penurunan jumlah RTS penerima raskin tersebut dibarengi dengan penurunan pagu raskin.
Namun Eddy mengaku, belum bisa menyebutkan perubahan pagu raskin untuk Kabupaten Garut secara keseluruhan pada 2013 ini. Alasannya, data mengenai pagu raskin 2013 tersebut masih belum diterima dari pihak Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).
“Data pagu raskin, termasuk pagu setiap kecamatan dan desa masih di TNP2K. Tapi kemungkinan dalam waktu dekat ini akan segera kita peroleh. Yang jelas, pagu raskin untuk Kabupaten Garut tahun 2013 ini ada penurunan sekitar 14 persen,” kata Edy.
Dia juga mengaku, tidak mengetahui parameter hingga jumlah RTS penerima raskin di Kabupaten Garut tahun ini menurun. Apakah hal itu terkait kemungkinan adanya penurunan jumlah keluarga miskin di Garut atau ada variabel lain menyangkut RTS penerima raskin. Penetapan pagu raskin dan jumlah RTS ini dilakukan pemerintah pusat sesuai data diterima dari TNP2K, ujarnya.
Belum bisa diketahui bagaimana reaksi masyarakat terkait adanya penurunan pagu raskin dan jumlah RTS penerima raskin di Kabupaten Garut pada 2013 itu. Pasalnya, ketika pemerintah menetapkan perubahan pagu raskin berikut jumlah RTS penerima raskin mengalami penurunan pada 2012, masyarakat memprotesnya. Banyak desa mengklaim pagu raskin diperolehnya tidak sesuai dengan jumlah kebutuhan RTS yang ada.
Data yang dihimpun, pada 2012, jumlah RTS-PM raskin di Kabupaten Garut sebanyak 221.010 RTS, dan mulai mengalami penurunan pada Juni menjadi sebanyak 213.136 RTS. Pagu raskin untuk bulan Januari-Mei 2012 sebanyak 3.315.150 kilogram pun menurun mulai Juni-Desember 2012 menjadi sebanyak 3.197.040 kilogram, atau menurun sebanyak 118.110 kilogram, dengan rata-rata penurunan sebesar 3,56%. Kecamatan yang mengalami penurunan RTS-PM kebanyakan di wilayah perkotaan. (Sighar)











