Untuk menyiasati hal tersebut Pemkot Cimahi melakukan beberapa strategi di antaranya melakukan pilah sampah dari sumber dengan gerakan Grak Ompimpah (Gerakan Orang Cimahi Pilah Sampah) dan optimalisasi pengolahan kompos di warga serta sampah anorganik yang high value telah dapat dijual ke Bank Sampah, pemulung, bandar rongsok dan lain-lain.
Saat ini Cimahi memiliki 17 TPS, TPS 3R ada enam lokasi serta satu Bank Sampah Induk. Selain dengan pilah sampah dari sumber, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi juga melakukan upscale di tiga TPS menjadi TPS 3R Di TPS 3R dengan melakukan pengolahan menggunakan tekhnologi yaitu menggunakan mesin gibrig dan mesin crusher ata pencacah anorganik. Di TPS sampah akan dipilah lebih lanjut, sampah organik akan dicacah dan dijadikan pakan magot, sedangkan plastik low value akan docacah menjadi RDF yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar pengganti batu bara. Dengan pendekatan tersebut Pemkot Cimahi mampu menangani kurang lebih 77 ton sampah per hari, sementara sisanya masih dikirim ke TPA Sarimukti.













