Ketua Komunitas Sejarah FBT45, sekaligus Pendamping Sejarah LVRI Kota Bandung, Sandi mengonsep Tugu Perjuangan Bandung Timur bersama-sama karena ingin mengembalikan marwah dan histori sejarah yang ada di Bandung Timur.
“Tugu ini ada empat sisi penjuru. Itu melambangkan beberapa kejadian yang disebut dengan Peristiwa 21 pejuang yang gugur. Ada beberapa kejadian pertempuran, bukan hanya di Cipadung saja,” ucapnya
Sandi menjelaskan, tugu yang dihiasi beberapa gambar tersebut memiliki arti visual terkait peristiwa bersejarah yang terjadi di Bandung timur, seperti peristiwa di Pangaritan, Buahbatu, Gedebage, sampai Arcamanik.
“Sentralnya di sini (Cipadung). Karena di sini terjadi pembunuhan oleh Belanda terhadap Pasukan Hizbullah dan Pasukan Istimewa. Ketika mereka salat di tempat belakang tugu saat ini, Belanda datang dan langsung menembaki para pejuang tersebut,” katanya.












