Sementara itu, Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengungkapkan, ada 10 kelompok yang akan mengelola lahan tersebut.
“Secara teknis, kita bagi per petak, sudah ada 10 kelompok yang mengelola masing-masing punya tangggung jawab,” tuturnya.
Soal jenis tanaman yang bakal ditanam, disesuaikan dengan kebutuhan.
“Maunya tanam apa? Sesuaikan yang dipesan. Misalnya bulan depan di lingkungan PT. Pindad butuh pakcoy, mereka tanam pakcoy,” jelasnya.
Hasilnya, kata Gin Gin, diakomodir oleh PT. Pindad.
Salah satu Anggota Kelompok Urban Farming RW 09, Ediyana menuturkan, ini merupakan perdana bagi warga untuk menggarap ketahanan pangan.
“Ada Sekitar 40 warga yang mengelola lahan. Kita akan perbesar lagi,” katanya.
Dengan program ini, ia optimis masyarakat bisa lebih mandiri.













