Purwakarta, BEDAnews
Suasana gaduh peserta pemeriksaan kesehatan jiwa, calon anggota DPRD Kabupaten Purwakarta oleh petugas dari RSUD Bayu Asih Purwakarta, mencerminkan ketidak dewasaan.
“Sedang test begini tidak tertib, bagaimana mereka siap mewakili masyarakat menyampaikan aspirasi. Coba lihat lalu lalang, celotehan, posisi duduk ada yang di depan layaknya penguji. Ko tidak bisa mereka tertib, layaknya yang sedang di periksa atau di tes,” ujar Wawan (55), salah seorang wartawan yang memantau jalannya test, sambil geleng-geleng kepala di luar pintu ruang pertemuan Hotel Grand Situ Buleud Purwakarta, Kamis (11/4).
Ditengah-tengah riuhnya peserta, Dr. Syafari Soma, Sp.Kj kepada awak media menyampaikan, test psikometrik masih menggunakan sistem dari Amerika Serikat (MMPI) The Minnesota Multiphasic Personality Inventory dan hasil pemeriksaan akan dilaporkankan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purwakarta. “Para insan media yang ingin mengetahui, silahkan nanti menanyakan ke KPU setelah ada hasilnya dari kami,” ujar dokter jiwa itu santai.
Test itu sendiri diikuti oleh sekitar 370 orang dari seluruh partai peserta pemilu, kecuali dari Gerindra dan PKPI belum ada yang ikut pemeriksaan. (Laela)











