Atet mengungkapkan, hal ini membuktikan para pedagang sudah semakin terbuka untuk bisa bekerja sama dengan pemerintah memajukan Kota Bandung. Sehingga proses penataan PKL Cicadas bisa berjalan dengan lancar.
“Kemarin juga sama sekali tanpa bantuan kita untuk membongkar. Jadi saat kami ke Cicadas, bongkarannya sudah ada di pinggir jalan. PD Kebersihan tinggal mengangkut bongkaran. Kemudian malam harinya dibersihkan Dinas Kebakaran. Esoknya, Dinas PU langsung merenovasi trotoar,” ungkapnya.
Kembali ditegaskan Atet bahwa semangat penataan ini menjadi langkah awal sebelum opsi relokasi bisa dilaksanakan. Namun, sambil menunggu hal itu terealisasi Pemkot Bandung berupaya agar fungsi penataan ruang dan optimalisasi potensi ekonomi bisa dijalankan sekaligus.













