*YANG HARUS DIWASPADAI BUKAN “PATAHAN”, MELAINKAN AKUMULASI RETAKAN*
Di sinilah pembacaan sejarah menjadi lebih penting. Sebuah negara jarang berubah hanya karena satu peristiwa. Perubahan besar biasanya merupakan hasil dari akumulasi persoalan yang tidak diselesaikan.
Harga yang terus meningkat. Lapangan kerja yang sulit.
Ketidakadilan yang dibiarkan. Korupsi yang merusak kepercayaan.
Birokrasi yang tidak responsif. Hukum yang dianggap tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas.
Dan yang paling berbahaya: *jarak antara bahasa negara dengan pengalaman rakyat.*
Jika negara mengatakan ekonomi baik-baik saja sementara rakyat merasa hidup semakin berat, maka yang rusak bukan hanya persepsi.
Yang mulai rusak adalah kepercayaan.
Di sinilah pemerintah harus berhati-hati. Kritik jangan selalu dibaca sebagai ancaman.













