Seminar itu mengambil tema “Pembinaan satuan di Batalyon untuk merumuskan strategi kesiapan satuan yang adaptif dan unggul guna menghadapi tantangan tugas” dan dilaksanakan selama satu hari, dengan sasaran dua puluh satuan setingkat Batalyon jajaran TNI AD.
Komandan Seskoad, Mayjen TNI Dr. Anton Nugroho, MMDS., M.A., dalam amanatnya yang disampaikan oleh Wadan Seskoad, Brigjen TNI Fulad, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa, dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang semakin masif, cepat dan sulit diprediksi serta dapat berimplikasi terhadap perkembangan potensi terjadinya konflik di Indonesia, TNI AD harus mampu menghadapi tantangan tugas tersebut, ungkapnya.
Selain itu, Komandan Seskoad juga menyampaikan, seorang Komandan Batalyon dituntut untuk lebih adaptif dan mampu menyesuaikan diri dan satuannya terhadap tuntutan perkembangan lingkungan.













