Cimahi, BEDAnews
Pasangan Calon walikota dan Wakil walikota Cimahi, Cep Eman (Cecep Rustandi-Eman Sulaeman menilai pasangan calon lain ketinggalan kereta dengan program yang ditawarkan kepada masyarakat. Sebab, Partai Demokrat yang jadi pengusung Cep Eman telah melaksanakan program peningkatan kesehatan, pendidikan, ekonomi, infrastruktur dan lain-lain.
Tim sukses pasangan calon (Paslon) walikota dan wakil walikota Cimahi nomor urut 4 (Cep-Eman), Ajang Rachman, mengklaim jika paslon walikota Cimahi yang lain sudah ‘ketinggalan kereta’ oleh Cep Eman.
”Ada salah satu program paslon walikota Cimahi yang menjual program Kartu Sehat kepada warga Cimahi, sebenarnya Kartu Sehat itu adalah program Presiden SBY dari pusat sama seperti Raskin, Jamkesmas, Jampersal dan lainnya. Program itu sudah berjalan tinggal pemerintah daerah menindaklanjutinya,“ kata Ajang yang juga Ketua Komisi III DPRD Kota Cimahi ini, Minggu (2/8).
Pihaknya mengajak seluruh warga Cimahi agar 8 September nanti memilih nomor 4 Cep Eman. “Kami optimistis Cep Eman akan memenangkan Pemilukada Cimahi. Sebab, dukungan Cep Eman baik di daerah Cimahi Tengah, Utara dan Selatan sudah mencapai 80 persen. Dengan demikian kami sangat yakin Cep Eman akan menjadi pemenang,” tambah Ajang.
Sedangkan Agus Sutragus, salah seorang tim sukses yang juga Sekretaris Komisi II DPRD Kota Cimahi mengatakan, ratusan saksi sudah disiapkan di TPS-TPS. “Semua saksi Cep-Eman di TPS nanti harus benar-benar buka mata. Sebab, bisa saja terjadi kecurangan yang bisa merugikan pasangan Cep Eman,” tegasnya. (bubun munawar)












