“PAD dan PDRB memiliki hubungan yang saling mempengaruhi. Ketika PDRB naik, maka potensi penerimaan daerah dari pajak juga meningkat, yang pada gilirannya dapat memperkuat kapasitas belanja pemerintah daerah,” tambah Inas.
“Pasangan calon yang tidak memahami hubungan ini sulit diharapkan mampu memajukan Kabupaten Belu,” imbuhnya.
Berdasarkan analisisnya, Inas N Zubir menyatakan bahwa, pasangan Servasius dan Pius memiliki peluang tipis untuk memenangkan Pilkada Belu 2024.
“Masyarakat Belu tentu mengharapkan pemimpin yang tidak hanya memiliki visi, tetapi juga pemahaman yang mendalam tentang ekonomi daerah. Dengan kinerja debat yang kurang memuaskan, sulit rasanya bagi pasangan ini untuk meraih dukungan signifikan,” tutupnya.
Debat publik ini diharapkan menjadi cerminan bagi masyarakat Belu dalam menentukan pilihan mereka pada Pilkada mendatang, agar dapat memilih pemimpin yang mampu menghadapi tantangan ekonomi dengan solusi yang nyata dan efektif. (Red).













