Kita menyanyikan Indonesia Raya dengan penuh semangat, tetapi sering kali kehilangan keberanian untuk membela nilai-nilai yang diperjuangkan lagu itu.
Lalu, untuk siapa sebenarnya bendera itu dikibarkan?
*Bendera Bukan Aksesori Nasionalisme*
Setiap Agustus kita berubah menjadi bangsa yang sangat patriotik. Merah Putih berkibar di mana-mana.
Namun ketika September tiba, bendera diturunkan, dan bersama itu seolah ikut diturunkan pula semangat kebangsaan kita.
Nasionalisme tidak boleh berhenti ketika kalender berganti bulan.
Nasionalisme bukan tradisi musiman, melainkan watak yang hidup sepanjang tahun.
Cobalah bertanya kepada diri sendiri.
Berapa hari kita memasang bendera?
Lalu bandingkan dengan pertanyaan yang lebih penting.
Berapa hari kita membela keadilan?













