Bandung, BEDAnews
Ketua Pengawas Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur 2013 Provinsi Jawa Barat, Ihat Subihat, melantik anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (panwaslu) pilgub Jabar, masing-masing sebanyak 3 orang anggota dari kabupaten kota se-Jawa Barat.
“Panwaslu bekerja sejak terhitung hari ini, guna memantau kegiatan tahapan Pilgub Jabar 2013,” jelas Ketua Panitia Panwaslu pilgub Provinsi Jawa Barat 2013, Ihat Subihat, SH, MH., saat pelantikan Panwaslu di Aula Barat Gedung Sate, Senin (23/7).
Para anggota Panwaslu itu diambil sumpahnya oleh rohaniawan. Mereka serentak membacakan sumpahnya untuk menjalankan tugasnya dengan baik, di saksikan Wagub Jabar Dede Yusuf, Sekda Lex Laksamana, Ketua Bawaslu Pusat Daniel Zuchron dan para pimpinan OPD Provinsi Jawa Barat.
Wagub Jabar berharap Panwaslu berlaku adil dalam menindak kecurangan pada Pilgub Jabar 2013. Ia mengibaratkan, Panwaslu sebagai wasit dalam pertandingan sepakbola. "Jadilah wasit yang jujur, benar-benar istiqomah, kapan saatnya angkat bendera, tiup peluit," ujar Dede usai pelantikan.
Jika Panwaslu tidak bisa menjalankan tugasnya dengan tegas dan baik, dikhawatirkan perjalanan pilgub terganggu. Namun Panwaslu jangan sampai salah dalam menindak, tegasnya.
Diungkapkannya salah satu hal yang harus diperbaiki lebih dulu untuk mencegah permasalahan dalam pilgub, yaitu persoalan daftar pemilih tetap (DPT). "Yang paling penting adalah menyelesaikan DPT sebelum pemilukada itu sendiri. Ini tugas-tugas beliau (Panwaslu – red) supaya tidak ada gugatan-gugatan," tuturnya.
Untuk mendukung kinerja Panwaslu, sambung Dede, Pemprov Jabar sudah mengeluarkan anggaran cukup banyak. Total untuk Panwaslu, pemprov menganggarkan Rp. 151 miliar dan diharapkan bisa dipakai dengan baik. (hermanto)













