Pernyataan tersebut diberitakan oleh bebera medi darling yakni pada sekitara bulan Oktober 2024. Pramono menjelaskan bahwa fasilitas itu ditujukan agar anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dapat menikmati tempat wisata yang selama ini mungkin belum pernah mereka kunjungi. Ia juga menyampaikan bahwa orang tua atau pendamping akan memperoleh fasilitas serupa.
Dengan demikian, janji kampanye yang dapat dipastikan berdasarkan pemberitaan tersebut adalah pemberian akses gratis kepada kelompok sasaran tertentu, bukan janji tanpa syarat bahwa seluruh masyarakat akan bebas dari tiket masuk Ancol.
Namun, persoalannya sekarang tidak berhenti pada bunyi janji kampanye itu. Masyarakat berhak mengusulkan agar kebijakan tersebut diperluas. Apabila fasilitas gratis bagi penerima KJP dianggap sebagai kebijakan yang bermanfaat, tidak ada alasan untuk menutup pembahasan mengenai kemungkinan memberikan akses yang lebih luas kepada warga Jakarta.













