Sebenarnya, Ane sudah lama tidak menulis karena alasan yang telah Ane sampaikan di atas. Baru kemarin Ane kembali menulis artikel berjudul “Menakar Peluang Pramono Anung, KDM, dan Sherly Tjoanda dalam Kontestasi Pilpres 2029.” Ane tertarik membahas ketiga tokoh tersebut karena mereka memiliki pengalaman dan modal politik yang patut diperhitungkan dalam dinamika politik nasional mendatang.
Namun, kali ini Ane ingin kembali membicarakan persoalan Jakarta yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, yaitu akses publik terhadap kawasan pantai Ancol. Tulisan ini juga Ane buat atas permintaan teman-teman wartawan yang menghubungi Ane.
Persoalan tersebut kembali menjadi perhatian setelah warga yang tergabung dalam Warga Jakarta Bersatu menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota Jakarta pada Senin, 26 Oktober 2026, kemudian melanjutkan aksi ke Gedung DPRD DKI Jakarta pada Selasa, 27 Oktober 2026. Mereka mendesak agar tiket masuk kawasan Ancol digratiskan bagi masyarakat.













